Rabu, 06 November 2024

PERATURAN DAN REGULASI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

MY UNIVERSITY  

Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!

https://situsbudaya.id/wp-content/uploads/2023/07/Screenshot-2023-08-01T144803.624.png

Dalam melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kita harus menyadari tiga prinsip penting yang sering dijelaskan oleh para ahli, seperti Hukum Moore, Hukum Metcalfe, dan Hukum Coase. Hukum Moore menjelaskan bahwa kompleksitas sirkuit elektronik meningkat dengan cepat, membuat biaya semakin efisien. Hukum Metcalfe menunjukkan bahwa koneksi jaringan akan berkembang seiring dengan pertambahan jumlah pengguna. Sementara Hukum Coase menekankan pentingnya efisiensi dalam bisnis, di mana perusahaan sebaiknya fokus pada hal yang bisa mereka lakukan dengan lebih efisien dibandingkan yang lain.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2fSMIvT1tLMVjA7owpFsuNarbmuf88i1_yr_pAF6oBNEVm7i8eTaoE0UkGqWF3iCfErj7fah16g0nrXs4KHSg6ua-dkBRxwSgmz3-xOturoVSaX1567gW_UvhlUiI_q0sLnVb0rFy1JHekzFmOpTbd9OewlyHadP7ppOPm53SIzieQaXJL4C-B5vJ6w/w640-h546/I%204.0.jpg


Teknologi juga berperan besar dalam revolusi industri, khususnya dalam era Industri 4.0. Interoperabilitas, transparansi informasi, asistensi teknologi, dan desentralisasi sistem adalah aspek penting yang memungkinkan mesin dan manusia berkolaborasi lebih efektif. Di Indonesia, kita sudah merasakan dampak digitalisasi dalam berbagai aspek, seperti penggantian toko fisik dengan marketplace online, serta keberadaan transportasi berbasis aplikasi yang menggeser ojek dan taksi konvensional.

Namun, di balik peluang, ada pula tantangan. Misalnya, prediksi bahwa sekitar 1–1,5 miliar pekerjaan akan hilang karena otomatisasi antara tahun 2015 hingga 2025. Di sisi lain, era digital ini juga membawa peluang untuk menciptakan jutaan pekerjaan baru dan mengurangi emisi karbon di beberapa sektor.

https://infojateng.id/wp-content/uploads/2021/08/Presiden-Disarankan-Terbitkan-Perppu-Pencabutan-UU-ITE-Ini-Alasannya.jpg

Perubahan besar juga terlihat pada regulasi teknologi informasi di Indonesia. Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) mengatur berbagai hal, mulai dari transaksi elektronik hingga perlindungan hak pribadi. Terbaru, ada perubahan yang lebih mengutamakan kejelasan hukum, pengurangan ancaman pidana, serta penegasan mengenai hak untuk dilupakan. Dengan regulasi yang lebih kuat, pemerintah berperan penting dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan teknologi informasi.

Secara keseluruhan, kita harus siap menghadapi perubahan yang pesat dalam dunia digital. Baik itu dalam hal bisnis, pekerjaan, atau hukum, kita harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya dengan bijak.


Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....

ETIKA BISNIS (BIDANG E-COMMERCE)

                                          

MY UNIVERSITY  

Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!




https://th.bing.com/th/id/OIP.B7rUCnZEB4CdWoQnP-x8OgAAAA?rs=1&pid=ImgDetMain


Bisnis merupakan entitas yang bertujuan menciptakan barang dan jasa untuk dijual dengan tujuan keuntungan. Dalam menjalankan bisnis, etika bisnis berperan penting, mengatur prinsip-prinsip dan masalah etika yang mencakup produksi, distribusi, pemasaran, penjualan, hingga konsumsi barang dan jasa. Etika bisnis membantu memandu perusahaan untuk tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga hubungan baik antar manusia yang terlibat.
Prinsip etika bisnis mencakup kejujuran, menghindari konflik kepentingan, kepatuhan pada hukum, serta memenuhi komitmen. Selain itu, tanggung jawab bisnis tidak hanya terbatas pada pemegang saham, tetapi juga melibatkan pemangku kepentingan lain dan dampak sosial-ekonominya.
Etika bisnis dihadapkan pada berbagai masalah, seperti klaim yang tidak berdasar dari produsen obat, bocornya rahasia bisnis, atau penyembunyian fakta produk. Kasus seperti yang terjadi di Wal-Mart yang meniru desain sandal Teva menunjukkan betapa pentingnya budaya etika yang menghormati hak kekayaan intelektual dan keadilan.



https://hazeldiary.com/wp-content/uploads/2022/03/e-commerce-blog-post-scaled-1.jpeg


Dalam e-commerce, keuntungan utama terletak pada kemudahan transaksi global dan pengurangan biaya pemasaran. Namun, masalah etika dalam e-commerce, seperti web spoofing, cyber-squatting, invasi privasi, dan pembajakan online, harus diwaspadai. Penerapan etika dalam e-commerce juga diatur oleh hukum, seperti UU Perdagangan dan Peraturan Menteri Perdagangan, untuk memastikan transaksi yang aman dan sah.


Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....

CYBER ETHICS

MY UNIVERSITY  

Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!



https://www.cm-alliance.com/hubfs/60776739_l%20(1).jpg#keepProtocol

Sejak awal peradaban, teknologi internet telah berkembang dengan pesat, mengubah cara kita mengakses informasi. Sekarang, informasi tersedia 24 jam sehari, dengan biaya yang semakin murah bahkan gratis. Kemudahan dalam bertransaksi dan membangun hubungan juga semakin meningkat, dan pengguna internet kini tersebar di seluruh dunia, menciptakan ekosistem global yang sangat luas.

Internet, atau sering disebut dunia maya (cyberspace), adalah sebuah ekosistem bioelektronik yang menurut Dysson (1994) dapat ditemukan di mana saja selama ada media komunikasi seperti telepon, kabel coaxial, atau fiber optik. Dengan begitu, ruang lingkup internet secara fisik sangat sulit untuk dipastikan.

Dulu, internet hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki pengetahuan teknis dan memahami aturan-aturan yang tidak tertulis. Namun kini, internet telah merambah ke berbagai lapisan masyarakat, mencakup berbagai budaya, karakter, dan usia. Dunia maya memiliki beberapa karakteristik utama seperti operasi virtual, perubahan yang cepat, tidak adanya batas wilayah, serta aktivitas yang bisa dilakukan tanpa harus menunjukkan identitas. Selain itu, informasi yang beredar di dunia maya sering kali bersifat publik.




https://th.bing.com/th/id/R.69d2add48bac65c656746e7565230e5a?rik=nwUk1C8E%2f%2b8vzQ&riu=http%3a%2f%2fwartaevent.com%2fwp-content%2fuploads%2f2021%2f06%2f1623476095227.jpg&ehk=po6MFzHJtu2xvgnheLOubF0PhTggtVEh%2bu1u2Sg1Ho4%3d&risl=&pid=ImgRaw&r=0

Etika di dunia maya atau netiquette sangat penting untuk memastikan interaksi yang baik antara pengguna internet. Netiquette adalah aturan dasar yang membantu kita berinteraksi dengan sopan dan menghormati satu sama lain. Aturan-aturan dasar ini meliputi perlakuan hormat terhadap orang lain, mengikuti etika yang berlaku dalam kehidupan nyata, dan berhati-hati dalam menyimpulkan atau berbicara, karena adanya perbedaan pandangan di dunia maya.

Pentingnya etika di dunia maya semakin terasa, mengingat pengguna internet yang berasal dari berbagai latar belakang budaya. Interaksi sering kali dilakukan secara anonim, yang bisa memicu perilaku tidak etis. Oleh karena itu, menjaga etika dan menciptakan lingkungan yang positif di dunia maya menjadi sangat penting.

Kebebasan berekspresi adalah hak setiap individu. Namun, kebebasan ini tidak boleh digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah atau merugikan orang lain. Sebagai contoh, penghinaan atau ujaran kebencian adalah ekspresi yang sebaiknya dihindari.

Selain itu, kontrol terhadap akses informasi di internet juga sangat diperlukan. Beberapa regulasi di negara-negara tertentu, seperti UU Telekomunikasi di AS, melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas, sementara sensorship internet dapat dilakukan oleh negara untuk melarang konten yang dianggap bertentangan dengan kepentingan nasional. Hukum server juga mengatur bahwa hukum yang berlaku untuk sebuah situs web bergantung pada lokasi fisik server tempat situs tersebut di-host.

Secara keseluruhan, perkembangan teknologi internet membawa dampak besar dalam cara kita berinteraksi dan mengakses informasi. Oleh karena itu, kita perlu memahami pentingnya etika dan aturan yang ada di dunia maya untuk menciptakan lingkungan digital yang aman, nyaman, dan menghargai hak setiap individu.

Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....

Rabu, 09 Oktober 2024

SERTIFIKASI IT

                                                


MY UNIVERSITY  

Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!


"The person with the certification is the one that is going to get hired"
Robert Blanchard, Director of Support Services Aspen Skiing Services Co.

APA ITU SERTIFIKASI?

Sertifikasi adalah pengakuan terhadap kemampuan dan kompetensi seseorang di bidang tertentu. Menurut Badan Nasional Standar Profesi (BNSP), sertifikasi profesi bertujuan untuk memastikan seseorang memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam pekerjaannya. Sertifikasi ini biasanya diberikan oleh lembaga yang sudah terakreditasi dan menunjukkan bahwa seseorang memenuhi standar atau kualifikasi yang ditetapkan. Hal ini penting untuk menjamin bahwa tenaga profesional memiliki keterampilan yang memadai untuk menjalankan tugas tertentu dengan kompeten.

MENGAPA SERTIFIKASI ITU PENTING?

Sertifikasi TI dinilai penting oleh mayoritas pengusaha, dengan 91% menyatakan bahwa sertifikasi berpengaruh dalam keputusan perekrutan. Sertifikasi juga dianggap sebagai indikator yang dapat memprediksi keberhasilan karyawan di bidang TI.

Berikut lima alasan pentingnya sertifikasi TI:
  1. Sertifikasi memudahkan perusahaan dalam mencari kandidat yang tepat untuk posisi terbuka.
  2. Banyak perusahaan mempekerjakan staf TI yang memiliki sertifikasi.
  3. Sertifikasi menunjukkan bahwa profesional TI memiliki potensi untuk menjadi karyawan yang unggul.
  4. Sertifikasi TI semakin krusial dalam industri teknologi.
  5. Pelatihan saja tidak cukup tanpa sertifikasi untuk membuktikan keahlian.
                                      

IT Certifications are Growing in Importance

Sertifikasi TI semakin dianggap penting, dengan 94% manajer HR mengantisipasi bahwa permintaan untuk sertifikasi TI akan terus meningkat di masa depan.

Training alone is not enough

Pelatihan saja tidak cukup untuk membuktikan keahlian. Manajer sepakat bahwa sertifikasi diperlukan untuk menguji dan memvalidasi keterampilan setelah pelatihan. Sebanyak 88% manajer percaya bahwa ujian sertifikasi penting untuk mengonfirmasi pengetahuan yang diperoleh.                                  Menurut 98% sumber, sertifikasi memberikan manfaat tambahan dibandingkan pelatihan saja, seperti

  1. validasi keterampilan yang lebih baik, 
  2. peningkatan kredibilitas, 
  3. memperdalam pengetahuan,
  4.  menunjukkan kemampuan, 
  5. serta menjaga keterampilan dan pengetahuan untuk jangka panjang.


Manfaat Sertifikasi TI untuk Individu

  • Sertifikasi TI membantu Anda menonjol di antara kandidat lain dalam pasar kerja yang kompetitif.
  • Memperoleh sertifikasi TI terbaru menunjukkan bahwa Anda memiliki keahlian yang relevan di bidang yang berkembang pesat.
  • Profesional TI yang bersertifikat cenderung mendapatkan gaji lebih tinggi dibandingkan yang tidak bersertifikat.
  • Sertifikasi memberikan penghormatan dan kredibilitas di mata rekan dan atasan.
  • Menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk mendapatkan sertifikasi mencerminkan komitmen Anda terhadap karir di bidang TI.
  • Profesional bersertifikat juga dapat bergabung dengan komunitas seprofesi, yang membuka peluang untuk kolaborasi dalam pekerjaan.

                                      

Manfaat Sertifikasi TI untuk Bisnis

  • Sebanyak 75% manajer TI berpendapat bahwa sertifikasi berperan penting dalam meningkatkan kinerja tim.
  • Perusahaan dapat memanfaatkan sertifikasi TI sebagai alat investasi untuk mempertahankan dan mempromosikan karyawan berpotensi.
  • Karyawan yang memiliki sertifikasi TI dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna jasa TI.
  • Teknisi bersertifikat cenderung menjalankan tugas mereka dengan lebih konsisten, yang berkontribusi pada peningkatan keandalan sistem TI dan organisasi secara keseluruhan.
                                         

Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....




Rabu, 25 September 2024

KODE ETIK


MY UNIVERSITY  

Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!

 

KODE ETIK

Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai landasan tingkah laku schari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.

TUJUAN     
Adapun tujuan utama kode etik agar seorang profesional memberikan jasa sebaik baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional

PRINSIP
Prinsip Tanggung Jawab. Seorang yang memiliki profesi harus mampu bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari profesi tersebut, khususnya bagi orang-orang di sekitarnya.
Prinsip Keadilan. Prinsip ini menuntut agar seseorang mampu menjalankan profesinya tanpa merugikan orang lain, khususnya orang yang berkaitan dengan profesi tersebut.
Prinsip Otonomi. Prinsip ini didasari dari kebutuhan seorang profesional untuk diberikan kebebasan sepenuhnya untuk menjalankan profesinya.
Prinsip Integritas Moral. Seorang profesional juga dituntut untuk memiliki komitmen pribadi untuk menjaga kepentingan profesinya, dirinya, dan masyarakat.

SIFAT
  1. Sifat dan orientasi kode etik hendaknya:
  2. Singkat;
  3. Sederhana;
  4. Jelas dan Konsisten;
  5. Masuk Akal;
  6. Dapat Diterima;
  7. Praktis dan Dapat Dilaksanakan;
  8. Komprehensif dan Lengkap:
  9. Positif dalam Formulasinya.
FUNGSI
  • Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan;
  • • Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan;
  • Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
SANKSI
Sanksi pelanggaran kode etik : 
  • Sanksi Moral
  • Sanksi terhadap Tuhan YME
  • Sanksi dijatuhkan dari organisasi  yang bersangkutan.
CONTOH JENIS PELANGGARAN KODE ETIK BIDANG IT
1. Hacker dan Cracker
2. Denial Of Service Attack
3. Piracy
4. Fraud
5. Gambling
6. Pornography dan Pedophilia
7. Data Forgery



Rabu, 18 September 2024

IT PROFESSION & PROFESIONALISM

                                        

MY UNIVERSITY


Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!

Profesi adalah panggilan/sebutan yang membutuhkan keahlian khusus dan persiapan akademik yang panjang dan intensif (George Reynolds, 2014)

The US CFR Mendefinisikan seorang "profesional employee adalah orang yang terlibat dalam pekerjaan di mana :
  1. Membutuhkan pengetahuan advance di bidang sains 
  2. Mensyaratkan melaksanakan kebijakan / aturan dan penilaian atas kinerjanya
  3. Didominasi karakter intelektual.
Seorang IT Professional harus open mind terhadap teknologi baru yang dibutuhkan perusahaan dan pasar.
  • Membangun komunikasi dan hubungan yg baik di tempat kerja. Baik dengan rekari kerja, atasan, klien, stakeholder, masyarakat dll.
  • Melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar, serta berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan di bidang IT.
  • Memahami berbagai standar etika profesional yang mengatur dan mengikat di masing- masing bidang profesi berdasarkan pada Body of Knowledge (BoK) atau aturan yang mengikat di masing-masing asosiasi profesi.
Contoh standar kode etik profesi IT: IEEE Society, ACM, AIS, AITP, SANS, dll.



Profesionalisme



https://www.bing.com/images/search?view=detailV2&ccid=s9ZTAGsV&id=5928FE9BA1FFE66C772B5DB63B8754B40848BA08&thid=OIP.s9ZTAGsVzvbx-YO1_iBKaQHaD4&mediaurl=https%3a%2f%2f1.bp.blogspot.com%2f-wj1ayQQ8mik%2fXnWRRNZuwFI%2fAAAAAAAABbw%2fxfq-MuHANXERIktm-DaynyA8mzoLcc87gCLcBGAsYHQ%2fw1200-h630-p-k-no-nu%2fprofesionalism.jpg&exph=315&expw=600&q=profesionalisme&simid=608041497376134547&FORM=IRPRST&ck=5F28DF73A245B3A549067F22DEB6FBC4&selectedIndex=8&itb=0

Menurut KBBI, Profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang professional
Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan.
Profesionalisme juga bisa merupakan perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral.


Hubungan IT Dalam Profesionalisme Kerja

Seorang profesionalisme diharuskan mengerti tentang perkembangan teknologi masa kini Teknologi yang sangat cepat kemajuannya mendorong seorang profesional untuk mengambil pendidikan khusus tentang IT yang mumpuni untuk menunjang kemajuan karirnya Seorang profesional mengerti betul kemudahan yang diberikan ketika kemampuannya dipadukan dengan kemampuan akan IT Profesional yang sadar tentang kebutuhan ini akan mengambil langkah-langkah nyata.


https://dafunda.com/wp-content/uploads/2020/03/pekerjaan-it-masa-depan-yang-menjanjikan.jpg


Contoh Sertifikasi IT :
  • Software Developer 
C/C++ certifications, Microsoft – Certified Solutions Developer (MCSD), Amazon – Web Services Certified Developer, Adobe Certified Expert (ACE) 
  • Mobile 
MTA –Developer, IBM – Certified Mobile Application Developer, Android – Certified Application Developer. 
  • Big Data
Oracle –Business Intelligence Certification, Microsoft – Certified Systems Engineer Business Intelligence (MCSE), Microsoft – SQL Server Certification.

Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....


Kamis, 05 September 2024

ETIKA PROFESI

 



MY UNIVERSITY


Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sitohang dari Fakultas Ilmu Komputer program studi Teknologi Informasi, saya akan memaparkan pengetahuan yang baru saya dapatkan dari mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Yuk disimak bareng bareng guys...!

Apa Itu Etika?
Kata etika berasal dari dua kata Yunani yang hampir sama bunyinya, namun berbeda artinya. Pertama berasal dari kata ethos yang berarti "kebiasaan atau adat" sedangkan yang kedua artinya "perasaan batin atau kencenderungan batin yang mendorong manusia dalam perilakunya"




ETICHS, MORAL & LAWS
Moral adalah keyakinan pribadi seseorang tentang benar dan salah, sedangkan istilah etika menggambarkan standar atau kode perilaku yang diharapkan seseorang oleh sebuah kelompok (negara, organisasi, profesi) dimana seseorang berada (George Reynolds, 2014)

Hukum adalah sistem peraturan yang memberi tahu kita apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan. Hukum ditegakkan oleh satu set institusi (polisi, pengadilan, badan pembuat undang-undang) (George Reynolds, 2014)

PERBEDAAN ETIKA DAN ETIKET
• Perbedaan antara Etika dengan Etiket yaitu, Etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Contohnya: Dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena mengambil barang milik orang lain tanpa izin sama artinya dengan mencuri. "Jangan mencuri" merupakan suatu norma etika. Di sini tidak dipersoalkan apakah pencuri tersebut mencuri dengan tangan kanan atau tangan kiri.

• Sedangkan Etiket hanya berlaku dalam situasi dimana kita tidak seorang diri (ada orang lain di sekitar kita). Bila tidak ada orang lain di sekitar kita atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Contohnya: Saya sedang makan bersama bersama teman sambil meletakkan kaki saya di atas meja makan, maka saya dianggap melanggar etiket. Tetapi kalau saya sedang makan sendirian (tidak ada orang lain), maka saya tidak melanggar etiket jika saya makan dengan cara demikian.


source: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9WeCZjXZBuOGZ_kVFxVSHi6XF42gqSyqGczfdznFprMCyXxA9nqZ4JLkn_GHhqlp4slpMsHVAyocylu0WXWRLFbVNKnnYbIKPhTGHCzmgbitLYh3DEQprl2J0snOBwohxnXZ2h71ppU67/s1600/SISTEMATIKA+ETIKA+DUNIA+PUBLIC+RELATIONS.jpg


Apa Itu Profesi?
• Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan atau menuntut keahlian (expertise) tertentu, menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Keahlian yang diperoleh dari lembaga pendidikan khusus diperuntukkan untuk itu dengan kurikulum yang dapat dipertanggung jawabkan.

• Seseorang yang menekuni suatu profesi tertentu disebut professional, sedangkan professional sendiri mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengan profesinya.


https://png.pngtree.com/png-clipart/20210718/original/pngtree-green-cartoon-programmer-business-character-illustration-png-image_6536327.jpg


CIRI-CIRI PROFESI
  • Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis
  • Asosiasi Profesional
  • Pendidikan yang Ekstensi
  • Ujian Kompetensi
  • Pelatihan institutional
  • Lisensi
  • Kode etik
  • Status dan imbalan
ETIKA PROFESI
Etika profesi menurut keiser dalam (Suhrawardi Lubis, 1994:6-7) adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat.

Apa Itu Kode Etik?
Kode etik profesi adalah system norma, nilai dan aturan professional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi professional yang tujuannya agar professional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak professional.


https://scribbler-html.themeyn.com/images/landing/gfx/code-enhance-gfx-dark.png


Fungsi Kode Etika
  • Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.
  • Merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
  • Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
Sekian resume materi mata kuliah Etika Profesi dari saya, sampai jumpa di materi selanjutnya guys, terima kasih....













FORENSIK TEKNOLOGI INFORMASI (IT FORENSIC)

                                                           MY UNIVERSITY    Salam sejahtera buat kita semua, perkenalkan nama saya Irene Sit...